* Isu paling menarik adalah mampukah Obama benar-benar mengejutkan dunia dalam 100 hari kerjanya, atau Obama hanya mimpi-mimpi rakyat dunia yang memimpikan datangnya satria pininggit/ratu adil atau imam mahdi.  Mungkin kita sudah terlalu jemu dengan sikap para pemimpin yang sekenanya saja. Amin.

* Bakrie Group

Isu menariknya adalah bung Jusuf Kalla mau menyelamatkan perusahaan BUMI dan 5 perusahaan lainnya milik bakrie dari terjangan krisis ekonomi global dengan memberikan bantuan keuangan. Gila apa!! emang Bakrie aje yang susah di negeri ini om?

Ini bentuk konspirasi politik tidak sehat. Jika perusahaan Bakrie kolaps maka kemungkinan brangkas uang kampanye Golkar dan JK akan berkurang satu, memang satu tapi besar sekali. Hal itu yang menurut saya menyebabkan Kalla berani malu untuk membela perusahaan Bakrie dengan menyebutnya aset nasional. Isu ini juga ditenggarai dengan pertikaian Menteri-menteri di Kabinet termasuk rencana pengunduran diri Menkeu Ani. Bagi saya ini harus segera dihentikan jangan sampai uang rakyat dikorbankan menyelamatkan salah satu kapitalis besar di negeri ini…mari selamatkan uang rakyat.

dijajah atau lawan!

* Undang-Undang Pornografi;

Sebagaian masyarakat menghebohkan UU ini, namun disayangkan sebagian besar belum membaca UU. Ketika terdapat diskusi mahasiswa mengenai ini, saya menanyakan sudahkah UU tersebut dibaca, mereka menjawab “belum”. Kemudian saya katakan saya juga belum baca. Oleh karena itu sebaiknya diskusi dibatalkan.

* UU Pemilu Presiden dan Wapres;

Kita tahu semua bahwa syarat 25% itu keterlaluan, saya pikir orang-orang partai memang sudah kehilangan hati nurani karena kekuasaan. Di Amerika saja negeri penjajah Kulit hitam yang sering jadi objek diskriminasi dapat mencalonkan dan kemudian jadi Presiden. Jika saya ingin mencalonkan harus masuk partai saya rasa hak konstitusional saya sudah dilanggar. Sebagai individu merdeka saya tidak ingin dikuasai partai. Partai adalah hak individu yang ingin berkelompok namun tidak boleh tentunya menjadikan partai alat untuk membatasi individu lainnya yang non partai. Untuk itu Presiden dari kalangan independen juga mesti diberi ‘ruang’, jika ingin belajar berdemokrasi.

* Isu Romli

Prof. Romli, pakar pidana internasional yang aktivis anti korupsi dijadikan tersangka kasus pengadaan alat sismenbangkum di Depkumham. Isu ini perlu dibicarakan, saya dan yance juga sudah diskusikan. sepertinya rumit juga katanya sih ada bau-bau administrasinya. Ya sudahlah apapu di balik itu kebenaran pasti suatu saat muncul. Yang merasa tidak bersalah berjuanglah habis-habisa.